You are here: Home / Tips Cara Belajar Melukis Secara Otodidak

Tips Cara Belajar Melukis Secara Otodidak

/
Lukisan
Monalisa - Mouse de louvre

Apakah mungkin untuk belajar melukis secara autodidak dan mencapai keterampilan tingkat tinggi sama seperti belajar melukis dalam seni akademis?
Ya ! itu mungkin ketika Anda bekerja keras untuk mencapainya. Meskipun, pada hakikatnya tidak ada orang yang benar-benar belajar sendiri dalam belajar sesuatu.
Tetapi menjadi 'pelukis yang belajar secara otodidak adalah sebuah pilihan, pilihan Anda ...

Dari apa yang telah saya pelajari sejauh ini, jika Anda bertujuan untuk menjadi seorang seniman profesional. Anda tidak dapat mempelajarinya hanya secara praktek saja. Anda juga harus bersedia mempelajari semua teori seni dan sejarahnya juga. Seperti orang yang belajar di sekolah seni.

Anda harus bersedia "menderita" seperti mereka. Perbedaannya adalah Anda belajar dan mencari sumber sendiri.

Seperti quote berikut:
To perceive is to suffer."~ oleh Aristotle. Yang maknanya kurang lebih; "Bahwa untuk memahami anda harus bersedia untuk menderita.

Apakah sesulit itu? Untuk belajar melukis secara otodidak.

Ya! itu sulit, tetapi apa pun yang datang dari passion pasti bisa menghancurkan 'dinding penghalang' itu jika Anda percaya pada diri sendiri. Itu sebabnya sebagai pelukis otodidak, saya ingin berbagi pengalaman bagaimana memecahkan dinding tersebut dan berhasil mencapai keterampilan seni apa pun yang ingin Anda capai.

Saya di sini tidak bermaksud untuk berbagi cara bagaimana mencapai kesuksesan dalam konteks finasial. Karena untuk menjadi sukses secara finansial sebagai seniman di era digital ini tergantung pada bagaimana upaya anda dan tentu saja sedikit "keberuntungan."

Oke berikut ini adalah beberapa hal yang saya lakukan (saya selalu lakukan) ketika belajar melukis secara otodidak yang bisa anda terapkan.

Practice makes perfect

Sejak lama, frasa ini digunakan sebagai mantra ampuh untuk apa pun jika Anda ingin menjadi mahir di bidang tertentu. Dan dalam melukis tidak terkecuali.

Dengan melakukan latihan sehari-hari seperti membuat sketsa / menggambar, mempelajari warna. Tidak hanya melatih keterampilan Anda tetapi juga mempertajam intuisi Anda.

A river cuts through rock, not because of its power, but because of its persistence. ~ James N. Watkins

Berikut adalah tips terbaik dari pengalaman saya sejauh ini.

Saya pribadi, tidak pernah menunggu inspirasi untuk datang. Yang saya lakukan untuk improve skill saya adalah dengan memperbanyak membuat sketsa.

Apapun itu yang menarik di sekitar saya. Misalnya, kucing, sepasang sepatu, dll. Saya coba untuk banyak banyak menggambar, apa saja! untuk latihan.

Manfaatkan internet

Kita adalah generasi yang sangat beruntung. Di masa lalu sebelum internet ada, orang yang ingin membaca buku tentang seni harus pergi ke perpustakaan atau toko buku untuk mendapatkan informasi tentang sejarah seni ataupun teori tentang seni lukis. Mencari informasi tentang bagaimana cara melukis dengan cat minyak, akrilik, cat air. Cari tahu peralatan lukis apa saja yang harus dibeli, dll.

Saat ini, Anda dapat dengan mudah membaca semua itu hanya dari depan layar komputer /ponsel cerdas Anda 'gratis'. Jika memang harus, Anda pun juga bisa dengan mudahnya membeli sebuah ebook secara online.

Kadang-kadang, buku saja tidak cukup. Youtube adalah salah satu media online yang bagus untuk Anda dapat menemukan banyak pelajaran melukis 'gratis.'

Belajar dari para Maestro jaman dulu

Maestro lukis yang saya terobsesi pertama kali adalah Leonardo Da'Vinci. Dari warisan beliaulah sentuhan pertama realisme merasuk kedalam 'jiwa' saya. Mungkin saya tidak akan menjadi genius seperti dia. Mungkin tidak! Saya tidak segenius beliau. Tapi satu hal yang pasti, saya belajar dasar realisme dari warisannya.

Dan perjalanan berlanjut, saya juga menjadi terobsesi dengan Rembrandt, Vermeer, William Adolphe Bouguereau, John Singer Sargent, dll. Bukan hanya realisme, saya juga suka impresionisme dan romantism.

OK! yang saya maksud di sini adalah menemukan maestro tempo dulu yang mewakili gaya lukisan yang ingin Anda capai. Ini bisa menjadi motivasi besar bagi Anda untuk mengembangkan keterampilan Anda.

Banyak bergaul dengan pelukis

Hanya bercakap-cakap dengan sesama pelukis adalah cara yang baik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dan terkadang 'argumen' yang baik.

Jika Anda tidak dapat menemukannya di tempat Anda tinggal. Sekali lagi, manfa'atkan internet.

Anda dapat menemukan mereka dengan mudah di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Hanya dengan melihat karya mereka di feed beranda anda, itu sudah lebih dari cukup dari sekadar percakapan ..

Jangan pernah takut dengan kritik

Bahkan para maestro sekalipun berurusan dengan kritik dalam hidup mereka. Dan bahkan ketika mereka telah meninggal, karya mereka masih banyak di kritik. Jadi jangan pernah takut kritik, apakah itu kritik yang buruk atau bagus. Terima semua sebagai motivasi.

Ya! kadang-kadang Anda akan menghadapi kritikus sarkastis dalam karya awal Anda. Tidak apa-apa! pandai pandai saja memisahkan diri dari orang-orang yang mengkritik Anda dengan tujuan untuk mengangkat Anda, dan hanya untuk menjatuhkan Anda. Abaikan saja kritik yang sifatnya merusak. Tetapi perlu di ingat bahwa tidak semua kritik sarkastik bersifat merusak.

Belajar dari kesalahan dan terus maju!

Memotivasi diri sendiri

Anda bisa mendapatkan motivasi dari orang lain. Tetapi motivasi terbaik adalah ketika anda pandai memotivasi diri sendiri. Jika Anda tidak memilikinya maka motivasi dari luar tidaklah berguna. Motivasi luar mungkin membuat Anda merasa berapi api untuk beberapa saat. Tetapi tanpa motivasi dari diri sendiri itu akan memudar.

Jadi! anda harus memiliki keyakinan pada diri Anda sendiri. Selalu percaya bahwa Anda bisa. Percaya bahwa semua upaya itu layak pada akhirnya.

Catatan ...

Itulah yang saya lakukan untuk mendongkrak diri saya sendiri untuk belajar seni dan bisa melukis secara otodidak. Tidak ada maksud untuk menggurui. Saya sendiri pun masih dalam perjalanan saya untuk mencapai tujuan artistik saya. Tapi saya harap postingan ini dapat memotivasi Anda yang sedang mulai belajar untuk melukis dengan jalan otodidak seperti diri saya.

Bahwa Anda pun bisa!

Dalam seni atau profesi apa pun, bakat menjadi hal klise tanpa kerja keras, semangat, ketekunan, dan kesabaran.

Berbicara tentang 'belajar sendiri' saya pikir tidak ada seorang pun yang benar-benar dapat belajar sesuatu sendiri. Karena sebenarnya Anda masih perlu belajar dari pengalaman orang lain untuk menjadi seorang pelukis otodidak. Jadi dalam seni atau bidang profesi apa pun, otodidak hanyalah sebuah idiom. Itu pendapat saya.

Jika Anda memiliki pemikiran tentang topik ini, silakan tinggalkan komentar anda di bawah.


Terima kasih! dan tetap semangat!

Feature image credit: pixabay.com

Komentar

  1. Banyak bergaul dengan pelukis yah, terima kasih atas sarannya

    BalasHapus
  2. Wah menarik sekali...terimakasih tips nya. Saya akan coba terapkan beberapa hal di tulisan diatas. Tapi poin 'banyak bergaul dengan para seniman' rasanya agak sulit bagi saya yg introvert.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama mas Heru, kalau untuk bergaul dengan seniman terutama yang senior. Kalau ga memungkinkan,bisa di akali dengan follow akun social media para pelukis yang style nya sama seperti kita mas :)

      Hapus

Posting Komentar